Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

    Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh pegawai di lingkup IAIN Ambon agar tak hanya memahami, tapi harus mengilhami peraturan-peraturan pemerintah tentang pengendalian mutu untuk kemudian dipraktekkan. Kiranya, kata Rektor, kegiatan sosialisasi yang sedang diikuti jangan hanya sebatas memahaminya secara serimonial. Tapi, lebih penting untuk memahami materi yang disampaikan lalu dipraktekkan dalam tugas dan tanggungjawab sehari-hari sebagai seorang abdi negara.
    Terutama untuk para tenaga kependidikan, harus senantiasa meningkatkan kapasitas sumber daya yang dimiliki, agar terlahir inovasi atau program-program unggulan yang sejalan dengan visi dan misi IAIN Ambon. Rektor menyadari betul, masih banyak masalah yang ditemukan setelah ada evaluasi akademik yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Ambon beberapa waktu lalu. Kiranya, kekurangan tersebut dapat segera diperbaiki demi kemajuan kampus bertajuk 'cerdas dan berbudi' ini.
    Menurut Rektor, IAIN Ambon sebenarnya memiliki tenaga kependidikan yang cukup memadai. Hanya saja, dalam konteks realisasi kebijakan di lapangan masih ditemukan adanya berbagai kekurangan atau kelemahan. Kelemahan-kelemahan dalam pelayanan ini harus dievaluasi. Tentu, lanjut dia, evaluasi akan berjalan normal apabila semua pimpinan, semua pegawai memahami peran tugas dan fungsi. Ia mencontohkan, ketika ada masalah maka harus disikapi secara struktur. Apabila ada pegawai pada satu unit mengalami kendala dalam tugas, maka segera dilaporkan kepada Kasubag. Saat di Kasubag juga mengalami kendala, maka dilanjutkan ke Kabag, dan seterusnya. Kalau semua tufoksi ini dipahami dan dijalankan dengan baik, maka percaya Rektor, semua program dan kebijakan di IAIN Ambon akan berjalan secara efisien, efektif dan terprogramkan. Secara singkat, kata Rektor, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pengawasan dan pengendalian. "Kegiatan pengendalian seperti mereview kegiatan instansi. Program-program unggulan, pembinaan terhadap SDM, dll. Semua itu menjadi bagian penting yang harus diperhatikan setiap saat dalam kegiatan masing-masing," tegas Rektor.
     Rektor juga mengkritisi tentang sistem informasi dan teknologi yang ada di lingkup IAIN Ambon. Mulai dari sistem jaringan, hingga layanan internet. Selain itu, terkait pengelolaan website yang belum maksimal. Misalnya, dari aspek tampilan website yang kurang trent, juga penyampaikan informasinya belum update. Mestinya, kata Rektor, website memuat berbagai informasi terbaru, tentang pengembangan dan keberhasilan yang ada di kampus hijau ini. Salah satunya, terkait prestasi dan keunggulan mahasiswa di berbagai bidang. Sebut Rektor, dalam tahun ini saja ada sejumlah mahasiswa dari Jurusan Jurnalistik IAIN Ambon yang karyanya berhasil menembus prestasi nasional. Mestinya, prestasi seperti ini yang langsung diupdate pada website, kritik Rektor.
    Rektor berharap, agar semua persoalan ini dapat segera diatasi demi kemajuan IAIN Ambon. Karena, perubahan IAIN Ambon tidak dapat dicapai kalau semua tidak serius melakukan tugas dan tanggungjawabnya secara maksimal.
    Sementara itu, Kabag Umum dan Humas IAIN Ambon, Hamirudin selaku Koordinator Sosialsasi melaporkan, Sosialisasi ini melibatkan seluruh unsur pimpinan dan tenaga kependidikan. "Para peserta mulai dari Rektor, sampai jabatan fungsional umum.  Kita libatkan semua orang, karena semua pegawai harus sama-sama melakukan pengendalian dan pengawasan internal sesuai arahan Dirjen." Selain itu, lapor Hamirudin kegiatan sosialisasi ini sekaligus untuk menjawab pelaksanaan Zona Integritas di IAIN Ambon. (***)